Media

Reklamasi Berkelanjutan, RBT Kembangkan Eks Tambang Menjadi Agri Kultur Bernilai Ekonomis

Reklamasi Berkelanjutan, RBT Kembangkan Eks Tambang Menjadi Agri Kultur Bernilai Ekonomis

KBRN, Bangka : Konservasi lahan melalui Program Reklamasi Berkelanjutan Green For Good PT. Refined Bangka Tin (RBT) dilaksanakan di Desa Penyamun Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka sebagai upaya untuk mengembalikan fungsi lahan bekas tambang timah yang sudah tidak produktif menjadi kawasan konservasi, agrikultur, agrowisata dan eco-education.

Koordinator CSR PT RBT, Fari Indarto mengatakan lahan seluas 50 hektar dijadikan sebagai pilot project reklamasi berkelanjutan untuk memberi sumber penghasilan alternatif bagi masyarakat di sekitar tambang. Dan saat ini berkolaborasi dengan berbagai pihak melakukan penanaman timun di Desa Penyamun seluas 2000 m2, sekaligus mendatangkan ahli belajar pola tanam di lahan kritis.


“Mengadakan pertanian, penanaman timun, kita berhasil tahun kemaren, kita lanjutkan kembali tahun ini. Penerima manfaat CSR PT RBT merupakan Koperasi Pertanian Lestari Penyamun, sehingga koperasilah yang mengelola, penerima manfaat mendapatkan bantuan bibit, pola tanam , dan pupuk semuanya, selain itu edukasi dari petani dari luar penyamun yang dijadikan pilot project , supaya masyarakat tau pola tanam yang baik, menghasilkan dari lahan kritis menjadi lahan yang baik lagi.” Ujarnya.

Green For Good kawasan reklamasi eks tambang seluas 50 hektar, saat ini telah terkelola seluas 23 hektar. di sekitar kawasan telah dilakukan penanaman sengon, dilanjutkan dengan penanaman tanaman holtikultura mulai dari timun, terong dan oyong dengan asumsi panen 3-4 bulan.

Selain penanaman bibit timun di lahan reklamasi berkelanjutan, PT RBT bersama BSC Consulting dan Agro Pratama Sejahtera, Koperasi Pertanian Penyamun Lestari serta Perangkat Desa Penyamun juga melakukan penebaran budidaya bibit lele.

Sementara itu, dalam waktu dekat pihak RBT juga akan melakukan edukasi kepada masyarakat dengan materi pola menaman di lahan kritis.  Ke depan dengan dilakukannya reklamasi melalui penguliran dana CSR di Penyamun, diharapkan memiliki dampak positif bagi masyarakat di sekitar kawasan sehingga dapat meningkatkan penghasilan dan keterampilan masyarakat secara bertahap. ( NV )

Oleh: Novi Farida                             
Editor: Ivansona_Al                 
04 Jun 2022 13:55

 

Sumber : https://rri.co.id/sungailiat/ruang-publik/info-publik/1479775/reklamasi-berkelanjutan-rbt-kembangkan-eks-tambang-menjadi-agri-kultur-bernilai-ekonomis

 


Go back